WORKSHOP PENGEMBANGAN KURIKULUM PRODI DIPLOMA TIGA GIZI DAN SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA POLKESLU

Bengkulu – Kurikulum sebagai rancangan pendidikan mempunyai kedudukan yang sangat strategis dalam seluruh aspek kegiatan pendidikan. Pengembangan kurikulum harus mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Pengembangan kurikulum harus didesain untuk mampu mendorong keingintahuan mahasiswa, memotivasi belajar serta menghasilkan lulusan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Guna menunjang visi misi keilmuan dan keunggulan penciri program studi dalam bentuk mata kuliah, Jurusan Gizi dan Pusat Pengembangan Pendidikan Polkeslu mengadakan kegiatan Workshop Pengembangan Kuruikulum Program Studi Diploma Tiga Gizi dan Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika. Kegiatan dilaksanakan pada 27 dan 28 Februari 2023 bertempat di Gedung Training Center Polkeslu dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik jurusan Gizi Polkeslu, stake holder dan tenaga kependidikan di Polkeslu.

Hadir dalam acara tersebut, narasumber yaitu Susi Tursilowati, SKM., M. Sc. PH (Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Vokasi Gizi Indonesia) dan Nuraini Susilo Rochani, M. Sc, RD (DPP PERSAGI).

Foto : Peserta yang mengikuti workshop

Tantangan yang dihadapi Perguruan Tinggi dalam pengembangan kurikulum di Era Industri 4.0 dan Society 5.0 adalah menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan literasi baru dan keterampilan abad 21. Perguruan tinggi dituntut untuk bertransformasi menuju kesuksesan dalam menghasilkan para lulusan yang berkualitas dan berkompetensi, dengan merancang sistem pendidikan yang sesuai dengan jaman dan peraturan perundang-undangan.

Secara keseluruhan, Pusbangdik dan Jurusan Gizi Polkeslu telah berhasil menyelenggarakan acara yang memuaskan para peserta. Relevansi isi acara dengan tugas di jurusan gizi, kenyamanan tempat, dan kualitas konsumsi yang disajikan menjadi aspek positif yang menjadi daya tarik utama workshop ini. Meski demikian, penting bagi unit terkait untuk mengatasi tantangan koneksi internet agar dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi peserta di masa mendatang (evaluasi kegiatan). Narasumber ini menonjol dalam penguasaan materi yang mendalam, ketepatan waktu, dan sistematika penyajian yang menarik. Mereka menggunakan alat bantu dengan efektif, memberikan kesan profesionalisme dalam sikap terhadap peserta, serta berhasil mencapai tujuan materi dengan baik. Materi yang lengkap dan relevan dengan bidang gizi, menunjukkan penguasaan yang mendalam dalam topik yang dibahas. Selain itu, narasumber juga menunjukkan ketepatan waktu dalam setiap sesi, memastikan agar acara berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan(evaluasi narasumber).

Setelah acara ini, peserta workshop diharapkan dapat mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman, mengembangkan keterampilan dan strategi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penggunaan kurikulum yang efektif dan relevan. Dengan demikian, mampu memberikan dampak positif pada peserta didik dan lingkungan sekitarnya. (ars)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *